"Maka Nikmat Tuhanmu yang Manakah yang Kamu Dustakan?" QS. Ar-Rahman:55

Tuesday, September 27, 2016

Quotes 4


Karena CINTA tak sekedar CINTA

C I N T A
Tidak bisa didefinisikan,
Sebuah rasa yang pasti dimiliki setiap insan,
Tidak berwujud tapi bisa dirasakan,
Mendapatkannya pun harus berjuang,
Tenaga, waktu, pikiran dikorbankan,
Itulah CINTA,
Karena CINTA tak sekedar CINTA.

C I N T A
Kepada siapakah CINTA yang sebenar CINTA?
Kepada manusia kah?
Atau kepada Sang Pencipta?
Mengharap CINTA pada manusia bisa membuat kita kecewa,
Mengharap CINTA pada Sang Pencipta pasti kita akan bahagia.
Buktikan saja

C I N T A
Andai engkau menginginkan CINTA,
CINTAilah Sang Pencipta sepenuhnya,
Pasti bahagia kan datang menyapa,
Dunia akhirat pun pasti kau dapatkan.

Selamat memperjuangkan CINTA yang sebenar CINTA.

***
Maaf ya gan, semua tulisanku masih berantakan.
Karena ini masih proses pembelajaran.
Menulisnya pun masih asal-asalan.
Mohon kritik dan saran, jika Anda berkenan.
Terima kasih kawan.

Simak dan saksikan terus karya -And ya.
Do’akan –And bisa istiqomah menulis ya.
Aamiin

@DwiAndayani
#And #SeberkasCahaya #JombloPeradaban #JombloBeriman #JombloBudiman #QuotesAnd4 #NoCopas #Asli #GaweanDewe


Read More

Monday, September 26, 2016

Quotes 3


X : “Sedang apa, neng?”
A : “Sedang memperbaiki diri kang. Eh, salah. Maksudku memperbaiki laptop, kang.”

Daripada tidak ada kerjaan. Bengong tidak karu-karuan. Mending kutuangkan perasaanku ke tulisan. Duh, menyenangkan.

Belajar itu tak selamanya dari buku, gan. Belajar itu dari semuanya. Misal dari apa yang kau alami hari ini. Langsung terjun ke dunia nyata. Kan kita bisa mengambil apa yang sudah kita lakukan hari ini.

Duh, sok bijak aku ini.
Sudah-sudah. Kembali lagi ke laptop.
Aku itu bingung mau menyampaikan apa terkait gambar itu. Intinya hanya “memperbaiki diri”. Sudah itu aja.

Ngomong-ngomong. By The Way. Memperbaiki diri itu penting apa nggak sih? | Penting lah.
Kapan waktunya memperbaiki diri? | Hhmm, setiap saat, gan. Mulai detik ini, menit ini, jam ini, hari ini, minggu ini, bulan ini, tahun ini juga. | Duh, alay banget.

Memperbaiki diri untuk apa bray? | Duh, kamu ini. Memperbaiki diri untuk bertemu dengan-NYA. Masak memperbaiki diri untuk ketemu calon pasangan aja? (Duh keceplosan).

Contohnya apa? | Kita mulai dari hal kecil dulu. Sholat. Sudahkah sholat kita tepat waktu? Kalau misal sholat kita belum bisa tepat waktu, mulai detik ini juga diusahakan tepat waktu. Supaya apa? Supaya ALLAH semakin sayang pada kita. ALLAH aja selalu tepat waktu ngasih rejeki buat kita, masak masalah sholat saja waktunya diolor-olor kayak karet. Hhmm, sungguh T E R L A L U.

***
Yuukk kawan, kita senantiasa memperbaiki diri. Karena kita tidak tahu kapan ALLAH memanggil kita. Semoga aku, kamu dan kalian bisa berkumpul di surga sana ya. Aamiin.
***
Maaf ya gan, semua tulisanku masih berantakan.
Karena ini masih proses pembelajaran.
Menulisnya pun masih asal-asalan.
Mohon kritik dan saran, jika Anda berkenan.
Terima kasih kawan.

Simak dan saksikan terus karya -And ya.
Do’akan –And bisa istiqomah menulis ya.
Aamiin

@DwiAndayani
#And #SeberkasCahaya #JombloPeradaban #JombloBeriman #JombloBudiman #QuotesAnd3 #NoCopas #Asli #GaweanDewe
Read More

Quotes 2

Mencintaimu,
Aku terus melangitkan do’a.
Agar kita dapat berjumpa.

Mencintainya dengan penuh pengharapan,
Sering berandai-andai hingga lupa makan,
Galau pun jadi santapan,
Yang dipikirkan hanyalah keindahan,
Padahal dalam hidup pasti ada juga kesengsaraan,
Karena itu sudah menjadi satu kesatuan.

Ah, andai aku duduk bersamanya dipelaminan,
Aku pasti menemukan kebahagiaan,
Saling memandang dengan penuh kasih sayang,
Saling senyum tanda kebahagiaan,
Saling memegang erat tangan pasangan,
Duh, kebahagiaan telah datang.


Tau nggak apa yang telah ia lakukan?

Ternyata,
Eh, tak sadarkan diri ia malah duduk di kandang,
Dipandang sapi dengan penuh pengharapan,
Mengaharapkan agar ia segera memberinya makan,
Duh, sungguh keterlaluan,
Inilah yang ia dapatkan dalam angan-angan.

Makanya gan, hidup itu jangan dipenuhi dengan kegalauan.
Itulah akibatnya jika kau abaikan.
Semua yang kita kerjakan jadi berantakan.
Tidak sesuai yang kita harapkan.
Betul apa betul?

Yukk kita lanjutkan!!!

Siapa sih yang ada di benak kalian tentang siapa yang telah aku tuliskan?
Pacar? Pria idaman? Pria tampan? Atau ia yang masih dalam dekapan?

Yeee..tebakannya salah semua euy.

Cinta itu aku tujukan pada ALLAH, kawan.
Aku merindukan-NYA.
Aku ingin mencintai-NYA.
Makanya aku selalu melangitkan do’a agar kelak aku bisa bertemu dengan-NYA.
Meskipun DIA sebenarnya telah bersamaku tiap waktu, namun tetap saja aku berdo’a dan ingin bertemu dengan-NYA di syurga sana. Kalian pasti ingin bertemu dengan-NYA juga kan?
Yuukk…kita gantungkan harapan itu hanya pada-NYA saja. Jika mengharap pada manusia, pasti akan kecewa.
Ingat kata Ali bin Abi Thalib, “Aku sudah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap pada manusia.”

Maaf ya gan, semua tulisanku masih berantakan.
Karena ini masih proses pembelajaran.
Menulisnya pun masih asal-asalan.
Mohon kritik dan saran, jika Anda berkenan.
Terima kasih kawan.

Simak dan saksikan terus karya -And ya.
Do’akan –And bisa istiqomah menulis ya.
Aamiin

@DwiAndayani
#And #SeberkasCahaya #JombloPeradaban #JombloBeriman #JombloBudiman #QuotesAnd2 #NoCopas #Asli #GaweanDewe
Read More

Quotes 1

Hey, kamu | Iya kamu | Jomblo peradaban,

Disaat yang lain pada nyebar undangan,
Aku hanya jadi tamu walimahan,
Disaat yang lain pada menggenggam tangan pasangan,
Aku hanya bisa menggenggam tangan keponakan.
Hhmm, jangan galau Gan.

Duh, beginilah nasib jomblo peradaban,
Belum punya pasangan hanya bisa terbayang, (Huusstt, tidak baik)
Galau dan bully-an pun jadi makanan,

Ingat Gan,
Tetaplah bersabar dalam sebuah penantian,
Semua kan indah di hari kemudian.
Selamat mempersiapkan diri menjadi generasi penerus peradaban, Gan.

Kalian pasti merasakan. 
Iya kan?
Yuuk, like dan bagikan.
Haha. Pemaksaan.

@DwiAndayani
#And #SeberkasCahaya #JommbloPeradaban #QuotesAnd1 #NoCopas #Asli #GaweanDewe

Ini pertama kalinya aku membuat quotes loh. Alhamdulillah deh, akhirnya aku sudah mulai menemukan ide-ide buat menulis. Semoga saja aku bisa istiqomah. Do’akan aku yaa.
Selamat membaca tulisan-tulisan amburadul-ku ya. Harap dimaklumi. Karya ini hanya asal-asalan. Tergantung mood si penulis.

Entah darimana aku bisa berfikir seperti itu. Syukur deh. Ini kebahagiaan tersendiri untukku. Bisa membuat quotes tanpa copy-paste milik orang lain.
Read More

Thursday, September 15, 2016

Titik Awal Kebangkitan


Titik Awal Kebangkitan

Surabaya, 27 Juni 2016. Sebuah tanggal yang masih terjaga dalam ingatanku. Yang menjadi titik awal kebangkitan dari keterpurukanku. Pada saat itu aku bertemu dengan sosok yang menginspiratif. Ia yang mampu membantu semangatku yang sempat berhenti di tengah perjalananku.

Aku tersadar setelah pertemuan itu. Banyak hal yang harus aku perbaiki. Niat yang belum lurus dan ikhtiar yang  belum maksimal.

Salah satunya adalah niat menulis. Di awal tahun 2016 semangatku berkobar untuk menulis, bertahan hingga 2 bulan. Setelahnya keistiqomahanku goyah. Tanpa kusadari aku telah melenakan waktu dalam keseharianku. Bisa jadi kegoyahan itu karena terselip niatan yang salah di awal aku ikut komunitas ODOP (One Day One Post). (Rahasia yaa niatnya, hehe)

“Katanya mau jadi penulis, masak gak pernah nulis!!!” (ikhtiarnya kurang brooo)

Kata-kata yang sering tak ingat. Setelah ingat inginnya langsung nulis, tapi selalu ada saja hal yang membuatku terhalang untuk menulis. Mungkin sebenarnya aku bisa nulis, hanya akunya saja yang melenakan waktu.

Alhamdulillah, sampai sekarang aku masih tergabung di grup ODOP yang ada di WA. Namun, aku tidak tahu bagaimana keberadaanku disana. Masih jadi anggota atau tidak. Malu mau ikut nimbrung di grup, mereka super kece dan keren tulisannya dan akupun sudah tidak pernaah posting di blog pribadiku. Ada yang sudah menerbitkan buku juga loh. Aku mah apa!!! Nulis saja nggak pernah. Bagaimana bisa kayak mereka?

Banyak sekali ilmu yang kudapatkan di ODOP. Semangat yang luar bisa dari mereka itu patut ditiru. Rugi sekali jika aku berpisah di tengah jalan seperti ini dengan mereka. Tapi mau bagimana lagi, aku sudah tertinggal jauh dengan mereka. Namun, aku akan tetap semangat mengejar mereka. Dan satu lagi, aku belum bisa komunikasi lagi via WA karena HP sedang sekarat.

Setelah merenungkan kejadian-kejadian dari awal tahun sampai sekarang, akhirnya aku tersadar. Menulis itu penting bagiku. Salah satunya sebagai sarana untuk refreshing otak. Niatku sejak awal lah yang salah hingga aku benar-benar lepas.

Aku putuskan mulai dari sekarang. Aku harus istiqomah menulis. Dimanapun, kapanpun, dalam keadaan apapun. Minimal sehari meluangkan waktu 15 menit  untuk menulis. Harus dipaksakan. Apapun resiko yang akan dihadapi. Itulah tantanganku.

BISMILLAH...
AKU ADALAH SEORANG PENULIS
AKU MENULIS KARENA ALLAH

SEBERKAS CAHAYA
Read More

Monday, July 25, 2016

Absensi Teman Sekolah

Salah satu catatan yang akan mengingatkanku siapa teman-temanku dulu. Kalian masih ingatkah?
Yuukk cari absensimu!

Absensi Teman SD :
1. Marjani
2. Mustofa
3. Eni Puji Lestari
4. Ruliatin
5. Taufik Ahwan
6. Muamar Adi Prasetyo
7. Irma Lestari
8. Puput Arya Ciputra
9. Kika Puji Lestari
10. Eka Wahyuni
11. Pujianto
12. Adinka Nur Muharrom
13. Wahyudi
14. Budiono
15. Oktonia Sulistyorini
16. Karjianto
17. Agustin Yuliani
18. Nugroho Eko Wibisono
19. Dwi Andayani
20. Sugiarto

Absensi Teman SMP :
1. Agung Gunawan
2. Agustin Nunung Sulistyowati
3. Agustin Yuliani
4. Ali Munawar
5. Ariska Putra Sulung
6. Arum Anggraeni
7. Danang Triantoro
8. Dayanti Wulandari
9. Deatama Rizaldy
10. Devi Fatma Urianty
11. Didik Kurniawan
12. Dina Hidayati
13. Dita Puji Andayani
14. Dwi Andayani
15. Eka Wahyuni
16. Eva Erlinda Kurniawati
17. Eva Riana Romadhoni
18. Fahma Firstiana Syafawani
19. Fitri Rokayati
20. Hardik Suseno
21. Hengki Kukuh Setiawan
22. Ibnu Khoiruddin
23. Iin Dwi Noviana
24. Inayatul Lutfi’ah
25. Irma Lestari
26. Iwan Taufiqurohman
27. Jana Kartika
28. Joni Preasetyo
29. Khusnul Choriyah
30. Kiki Trismawati
31. Novi Yuliana
32. Nuri Septika Widyawati
33. Oktonia Sulistyorini
34. Resita
35. Sigit Tresno Widodo
36. Sudarmanto
37. Susanti Tri Wahyuni
38. Tri Jatmiko
39. Yohany Chyintia Dwi Alfiany
40. Yusta Yuliana

Absensi Teman SMK :
1. Aditya Nugraha
2. Agus Susanto
3. Agus Wahyudi
4. Ali Saefuddin
5. Anas Eko Utoro
6. Andika Nolla Yustianti
7. Anik Juli Nur Kholifah
8. Anik Nur Farikah
9. Anisa Wiraprasti
10. Apit Oktarina
11. Asih Triana
12. Atik Suryani
13. Avila Fanda Diyana
14. Ayun Kartika Sari
15. Citra Setyaningsih
16. Dana Feronicha
17. Danik Lupita Sari
18. Devi Astri Anggraeni
19. Dewi Lestari
20. Dewi Siti Fatimah
21. Dika Romadhoni
22. Dirgantara
23. Dwi Andayani
24. Dwi Puji Lestari
25. Edy Sunaryo
26. Eka Agung Prasetyo
27. Eka Septina Damayanti
28. Eki Banon Afrilia
29. Evi Yuli Yanti
30. Fellaw Faturahma
31. Fendik Budiawan
32. Fidiawaty
33. Fitri Dwi Astuti
34. Fitri Puji Astuti
35. Galuh Arista Ningrum
36. Gunarti
37. Guntur Bagus Mandala Putra
38. Hety Mar’atu Qurota A’yun
39. Ika Mei Yuana
40. Ika Sepriani
41. Indah Septiana
42. Ita Nur Susanti
43. Jumarni
44. Kiki April Linda
45. Leanita Prasulina
46. Lia Purnama Sari
Read More

© Seberkas Cahaya, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena